Pengertian Israf dan Cara Menghindarinya

Advertisement

PENGERTIAN SIFAT ISRAH, BENTUK-BENTUKNYA DAN CARA MENGHINDARINYA


Assalamualaikum wr wb

Apa kabar teman?.. semoga kalian sehat selalu dan di Rahmati oleh Allah SWT. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas artikel tentang "Pengertian Israf Dan Bagaimana Cara Menghindarinya".

Teman yang di Rahmati Allah SWT, pokok dari ajaran tentang akhlaq yang baik adalah berperilaku yang sesuai dengan perilaku Nabi Muhammad SAW yang terpuji., bahkan Allah SWT memuji kemuliaan akhlaq Nabi Muhammad SAW. Akhlaq merupakan suatu sistem nilai yang dikembangkan berdasarkan kebaikan, dengan demikian akhlaq berusaha mencegah keburukan yang bisa menyebabkan malapetaka dan bencana bagi seluruh umat manusia. Berikut ini akan saya bahas mengenai sifat Israf.

A. Pengertian Israf

Teman, Israf adalah berlebih-lebihan. Contoh israf yang nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah budaya konsumerisme atau pemakaian barang -barang hasil industri yang melanda masyarakat Indonesia hari-hari ini. Orang membeli suatu barang hanya untuk bergaya, bermegah-megahan, dan untuk dipamerkan kepada orang lain. padahal harta benda yang dibelanjakan seperti itu tidak akan membawa berkah, bahkan akan mendatangkan bencana.

Allah SWT telah memberikan pelajaran bagi manusia, akibat dari sikap hidup bermegah-megahan dengan harta benda.Contoh tersebut terdapat dalah kisah Qarun yang hidup pada zaman Nabi Musa AS. Kisah tersebut Allah SWT ceritakan kembali dalam Qur'an yang artinya:

"Maka keluarlah Qarun pada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia:"Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun; Sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar."
(Q.S. Al-Qashash ayat 79)



B. Bentuk-Bentuk Sikap Israf

Sikap melampaui batas menjelma dalam berbagai bentuk, misalnya sebagai berikut.
  1. Pamer kekayaan, berlebihan dalam memakai kekayaan, baik berupa pakaian ataupun makanan, sehingga menimbulkan sikap riya'.
  2. Mendambakan kemewahan dunia semata sehingga melupakan Akhirat.
  3. Mengingkari nikmat yang berikan oleh Allah SWT, atau kufur nikmat, seperti melupakan pemberi rezeki dan menganggap rezeki yang diperoleh hanya semata karena usaha sendiri.
  4. Melakukan ibadah secara berlebihan, seperti Shalat malam semalam suntuk, sehingga ketiduran ketika menjelang pagi dan meninggalkan Shalat Subuh.
  5. Berjiwa sombong, lepas kontrol terhadap diri sendiri dan sosial, swhingga melakukan hal-hal diluar kewajaran.
Nah itulsh teman bentuk-bentuk sikap israf. Berikutnya kita lanjutkan upaya bagaimana cara menghindari sikap Israf, berikut penjelasannya.

C. Upaya Menghindari Sifat Israf

Teman, diantara upaya dalam menghindari sikap israf, yaitu melakukan amal ibadah secara istiqamah ataupun terus-menerus meskipun sedikit. Amal tersebut merupakan amal yang paling disukai oleh Allah SWT. Selain itu, upaya yang lain adalah dengan hidup secara bersahaja dan tidak selalu mengikuti hawa nafsu. Selain itu juga, Islam telah memberikan tuntunan  dalam berbuat dan beribadah, antara lain sebagai berikut.
  • Rasulullah SAW melarang umatnya berpuasa terus menerus.
  • Rasulullah SAW melarang umatnya membujang jika mampu menikah.
Bagi orang yang beramal tanpa mengetahui ketentuan diatas, maka dia memperoleh pahala, tetapi bagi orang yang mengetahui ketentuan tersebut, tetapi tidak mengindahkannya dan melampauinya, maka dia berarti dikalahkan dan tertipu oleh nafsunya sendiri.

Demikianlah artikel tentang Sifat Israf, semoga teman membaca artikel ini dilindungi dari sifat Israf ,,Amin.Jika terdapat salah ketik atau apapun saya mohon maaf, akhir kata...

Wassalamualaikum wr wb

Tolong Jangan Spam Ya!!! TERIMA KASIH BANYAK

Click to comment