Pengertian Perilaku Riya' Dan Cara Menghindarinya

Advertisement

Pengertian, Bahaya, Contoh, dan Perilaku Riya' Dalam Islam Dan Bagaimana Cara Menghindarinya

Assalamualaikum wr wb

Apa kabar teman-teman tercinta? Semoga kalian dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah SWT. Kali ini saya akan berbagi artikel tentang "Pengertian Perilaku Riya' Dan Cara Menghindarinya". Ok pasti kalian sudah gak asing kan dengan kata Riya', oke lah lebih lengkapnya langsung aja deh simak artikel di bawah ini.

Teman yang Ganteng dan yang Cantik, dalam pergaulan sehari-hari, umat muslim harus membiasakan dan mengembangkan sifat terpuji. Hal itu akan menjalin hubungan yang serasi, persahabatan yang kokoh serta persaudaraan yang kuat diantara umat muslim yang disebut "Ukhuwah Islamiah". Dilain pihak umat islam harus mewaspadai serta menjauhi sikap perilaku tercela. Karena hal itu akan merusak pergaulan serta memutuskan tali silaturahmi. Dalam artikel berikut akan menjelaskan sifat tercela yaitu sifat Riya'.

PENGERTIAN RIYA'

Teman yang dirahmati Allah SWT, menurut bahasa riya' artinya pamer dan memperlihatkan yang bukan sebenarnya. Sedangkan menurut istilah, yaitu memperlihatkan suatu ibadah dan amal shaleh kepada orang lain, bukan karena Allah SWT tetapi karena sesuatu selain Allah SWT, dengan harapan agar mendapat pujian dari orang lain.
Riya' merupakan perbuatan tercela dan merupakan syirik kecil yang hukumnya haram. Riya' sebagai salah satu sifat orang munafik yang seharusnya dijauhi oleh orang mukmin. Perhatikan Firman Allah SWT yang artinya:
"Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan jika mereka berdiri untuk sholat mereka berdiri dengan malas, mereka bermaksud riya' (dengan sholat itu) dihadapan manusia, dan tidaklah mereka dzikir kepada Allah kecuali sedikit sekali."
( QS. An-Nisaa'/4: 142)

Meskipun riya' sangat berbahaya, tidak sedikit diantara kita yang terperdaya oleh penyakit hati ini. Saat ini tidak mudah lho untuk menemukan orang yang benar-benar ikhlas beripadah kepada Allah SWT, tanpa adanya pamrih dari manusia atau tujuan lainnya, baik dalam masalah ibadah, muamalah, ataupun perjuangan. Meskipun kadarnya berbeda antara satu dengan lainnya, tujuannya tetap sama yaitu ingin menunjukkan amaliyahnya, ibadahnya dan segala aktivitasnya dihadapan manusia.
Dilihat dari bentuk, riya' dapat digolongkan menjadi 2 macam, sebagai berikut.

Riya' dalam niat.
Riya' yang berkaitan dengan niat, yaitu sejak awal perbuatan yang dilakukan tidak disadari niat ikhlas, tetapi didasari riya' dan yang mengetahui hanyalah Allah SWT dan dirinya sendiri.

Riya' dalam perbuatan.
Yaitu memamerkan ataupun menunjukkan perbuatan didepan orang banyak, agar perbuatan tersebut di puji.

BAHAYA PERILAKU RIYA'

Teman, perilaku riya' dapat menimbulkan berbagai bahaya yang tidak diinginkan seperti berikut ini.

A. Bahaya Riya' Bagi Diri Sendiri
  1. Selalu merasa tidak puas, meskipun hidupnya berkecukupan sehingga berpotensi korupsi dan mengambil hak orang lain.
  2. Selalu ingin dipuji dan dihormati.
  3. Tidak puas, sakit hati, serta penyesalan ketika orang lain tidak menghargainya.
  4. Sombong.
  5. Tidak dapat bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah SWT.
  6. Menyesal jika perbuatannya tidak disanjung ataupun dipuji orang lain.
  7. Jiwanya akan terganggu kegelisahan yang tiada henti.
  8. Perbuatan riya' termasuk syirik kecil.
  9. Diakhirat akan dicampakkan ke dalam api neraka.
B. Bahaya Riya' Bagi Orang Lain
  1. Berpotensi saling bermusuhan, karena ia mengukit apa yang diberikannya kepada orang lain.
  2. Memamerkan amalannya kepada orang lain, sehingga orang lain menjadi benci dan tidak senang kepadanya.
  3. Sikap dan perilaku yang riya' akan berpotensi menimbulkan pertikaian dan akhirnya menimbulkan pengrusakan.



CONTOH PERILAKU RIYA'

Berikut saya berikan contoh perilaku riya', saya sebutkan sebagian saja ya 😊😊😊
  1. Seorang siswa mau melaksanakan tugas piketnya secara baik sesudah guru masuk kekelas dengan harapan agar guru menilai bahwa siswa tersebut tergolong siswa rajin melaksanakan tugas.
  2. Seseorang yang melakukan shalat dengan khusyuk dan rajin hanya karena dilihat orang lain. Dia melakukannya agar mendapat gelar alim/shaleh.
  3. Seseorang yang mempunyai kecerdasan yang luar biasa, sehingga ia memamerkannya dan menonjolkannya kepada orang lain.

CARA MENGHINDARI PERILAKU RIYA'

Teman, sifat riya' wajib dihindari karena memang sifat ini sangatlah berbahaya. Ok saya akan memberikan cara menghindari perilaku riya' sebagai berikut.

  1. Memfokuskan niat ibadah hanya semata-mata karena Allah SWT.
  2. Membiasakan diri membaca Basmallah sebelum memulai pekerjaan.
  3. Membiasakan menjaga lisan saat bekerja.
  4. Membiasakan diri menolong pekerjaan orang lain tanpa mengharap imbalan
  5. Membiasakan bersedekah.
  6. Tidak mudah tergiur kemewahan orang lain.
  7. Tidak membuat kecemburuan kepada orang lain.
Demikianlah pembahasan artikel tentang Riya', sebagai mukmin kita harus menjauhi apa yang namanya sifat atau perilaku riya' baik niat ataupun perbuatan. Semoga kita semua terhindar dari sifat riya' Amin. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat bagi kita semua, akhir kata...

Wassalamualaikum wr wb

Tolong Jangan Spam Ya!!! TERIMA KASIH BANYAK

Click to comment