Rahasia Di Balik Urutan Tinggi Jari Manusia

Advertisement

Rahasia Di Balik Urutan Tinggi Jari Manusia


Assalamualaikum wr wb

Apa kabar teman?,,semoga kalian hari ini sehat dan dalam lindungan Allah SWT. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan artikel tentang "Rahasia Di Balik Urutan Tinggi Jari Manusia".Ok langsung aja simak artikel dibawah ini.

Teman yang beriman, begitu banyak nikmat yang Allah SWT berikan kepada manusia salah satunya adalah diberikannya tangan dan kaki yang sangat besar manfaatnya, dan diujung tangan itu ada jari-jemari yang memiliki banyak sekali fungsi dan kegunaan. Ya, setiap organ tubuh manusia yang diciptakan Allah SWT memang  memiliki fungsi yang sangat canggih. Bahkan tidak ada satu manusiapun yang dapat membuat tiruan yang memiliki fungsi sama persis dengan buatanNya.

Nah teman, apakah anda pernah berfikir mengapa kelima jari kita tidak memiliki tinggi sama rata dan ukurannyapun berbeda. Ternyata perbedaan tinggi dan ukuran kelima jari manusia memiliki makna tertentu. Seperti apa?,, berikut adalah penjelasan mengenai "Rahasia Di Balik Urutan Tinggi Jari Manusia".

A. Jari Kelingking

Kelingking merupakan jari yang memiliki ukuran yang paling kecil. Namun memiliki ketinggian lebih dari jempol. Jari kelingking ini merupakan simbol dari zaman Nabi Adam AS. Mengapa demikian?,, hal ini dikarenakan Nabi Adam AS merupakan Nabi yang pertama, dan jika dikaji lagi setiap tulisan Al-Qur'an selalu diawali dengan arah kanan sehingga jari tangan kanan manusia merupakan simbol dari lafaz Allah SWT dan huruf alif yang mengawali lafaz Allah SWT berapa pada jari kelingking yang merupakan simbol dari permulaan yaitu simbol dari zaman Nabi Adam AS.



B. Jari Manis

Setelah kelingking ada jari manis. Jari manis dianggap merupakan simbol dari zaman Nabi Idris AS karena ukuran jari manis yang lebih tinggi dibandingkan jari kelingking. Hal itu mengakibatkan bahwa kehidupan yang dijalani oleh manusia di zaman Nabi Idris AS sungguh memiliki peradaban lebih tinggi dibanding ketika zaman Nabi Adam AS alias semakin berkembang.

C. Cari Tengah

Selanjutnya mengapa jari tengah ukurannya lebih tinggi dari dua jari sebelumnya yaitu jari manis dan kelingking. Itu menandakan kehidupan manusia di zaman Nabi Nuh AS adalah zaman puncak peradaban. Dimana segala sendi kehidupan manusia pada zaman itu  telah sampai pada titik tertinggi. Namun sungguh teramat sayang, ketika kemajuan peradaban tidak membawa arah kepada ketakwaan akhirnya Allah SWT menghukum masyarakat pada zaman Nabi Nuh AS dengan mengirimkan bencana banjir dasyat. Dari situlah akhirnya orang-orang kafir dibinasakan, sementara manusia yang selamat atau Nabi Nuh AS beserta umatnya berkembang biak kembali dan peradaban pun dimulai dari titk nol lagi dan jari tengah Zaman Nabi Nuh AS akhirnya menjadi batas tolak ukur antara dua episode perjalanan kehidupan manusia, umat sebelum Nabi Nuh AS dan umat sesudah zaman Nabi Nuh AS.

D. Jari Telunjuk

Mengapa jari telunjuk ukurannya malah jadi lebih rendah atau turun dibanding jari tengah. Kelebihan Zaman Nabi Ibrahim AS adalah Allah SWT menjadikan sosok Nabi Ibrahim AS ini sebagai Bapaknya para Nabi, dari sini Beliau dijadikan figur ajaran tauhid bagi orang-orang yang mencari kebenaran, sebab Beliau merupakan orang paling pemberani yang pernah ada dalam menyebarkan ajaran paham satu Tuhan. Dari sebab itulah kenapa telunjuk di simbolkan dengan zaman Nabi Ibrahim AS karena jari telunjuk memang merupakan simbol untuk penyebutan angka satu. Allah SWT berfirman yang artinya:

"Katakanlah:'sesungguhnya Aku telah ditunjuki kepada Tuhanku kepada jalan yang lurus (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus...
(QS. Al An'am: 161)

Lalu memngapa ukuran jari telunjuk malah lebih rendah dari jari tengah. Itu sangat jelas mensignalkan bahwa apa yang ada pada zaman Nabi Ibrahim AS mulai dari ukuran tubuh manusia, kepintaran, kemakmuran semuanya menjadi menyusut diperkecil oleh Allah SWT dibanding kala manusia pada waktu sebelum zaman  Nabi Nuh AS dan yang sangat tampak adalah ukuran tubuh manusia yang dari masa-kemasa terus mengalami penurunan. Hingga akhirnya perjalanan waktu tersebut berlaku dari zaman ke zaman menuju sampai pada zaman Nabi Muhammad SAW atau ibu jari, Allah SWT berfirman yang artinya:

"Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad):'Ikutilah agama Ibrahim"
(QS. An-Nahl: 123)

E. Ibu Jari Atau Jempol

Ya, jempol atau ibu jari merupakan simbol zaman Nabi Muhammad SAW. Jari inilah yang paling pendek dari keempat jari-jari sebelumnya. Ini mengisyaratkan bahwa apa yang ada pada zaman Nbi Muhammad SAW merupakan zaman sisa-sisa kehidupan. Segala keberhasilan kita pada bidang teknologi yang kita banggakan tetap tidak akan pernah sanggup untuk melampaui apa yang pernah dicapai oleh umat sebelumnya. Dari itulah Al-Qur'an sering kali menegaskan bahwa umat sebelum kita yang segala sesuatunya lebi tinggi atau lebih hebat saja mampu dibinasakan apalagi zaman kita atau zaman pengulangan. Allah SWT berfirman yang artinya:

"Dan sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)"
(QS. Al Waqi'ah: 62)

Teman yang beriman, itulah tadi artikel seputar "Rahasia Di Balik Urutan Tinggi Jari Manusia" yang ternyata melambangkan peradaban kehidupan zaman Nabi. Dari penjelasan tadi memang tidak ada riwayat yang menunjukkan kesahihannya. Namun disamping itu semua, kita dapat mengambil hikmah bahwa sebagai manusia yang lahir pada zaman penghabisan ini atau zaman Nabi Muhammad SAW kita tidak boleh berkecil hati sebab dibalik semua itu Allah SWT tetap Maha Penyayang terhadap hambaNya. Lihatlah betapa akhirnya Dia menurunkan Al-Qur'an melalui Nabi Muhammad SAW sebagai kitab Ummul Ilmu atau Ibu Ilmu sejalan dengan istilah pada jari jempol yaitu Ibu Jari.

Teman, demikianlah artikel tentang "Rahasia Di Balik Urutan Tinggi Jari Manusia" semoga artikel tersebut bermanfaat bagi kita semua,, Amin. Jika terdapat salah ketik saya mohon maaf. Akhir kata...

Wassalamualaikum wr wb

Tolong Jangan Spam Ya!!! TERIMA KASIH BANYAK

Click to comment