Harta Yang Sesungguhnya

Advertisement

Assalamualaikum wr wb,

www.islamku-ilmuku.web.id
Seorang pencuri memanjat dinding rumah Maalik Ibn Deenaar di suatu malam dan dia dengan mudah berhasil masuk. Setelah di dalam rumah, pencuri kecewa melihat bahwa tidak ada barang berharga di rumah tersebut. Pemilik rumah berada di dalam pada saat itu, dia sibuk berdoa. Menyadari bahwa ia tidak sendirian dirumahnya, Maalik cepat mengakhiri doanya dan berbalik untuk menghadapi pencuri. Tanpa menunjukkan tanda-tanda rasa takut, Maalik dengan tenang untuk berdamai dengan pencuri dan kemudian berkata, "Saudaraku, semoga Allah SWT mengampuni Anda. Anda masuk
ke rumah saya dan tidak menemukan barang berharga yang layak untuk dicuri, namun saya tidak ingin Anda pergi meninggalkan rumah saya tanpa mengambil beberapa keuntungan. "
Kemudian pemilik rumah berdiri dan pergi ke bagian lain dari ruangan, dan kembali dengan kendi penuh air. Dia melihat ke pencuri dan berkata,

"Berwudhulah dan lakukanlah shalat 2 rakaat, karena jika Anda melakukannya, Anda akan meninggalkan rumah saya dengan harta yang lebih besar dari pada apa yang Anda awalnya ingin curi ketika Anda memasuki rumah saya."
Dengan kerendahan hati oleh perilaku dan kata-kata Maalik ini, pencuri berkata,

"Ya, itu adalah tawaran yang murah hati memang."

Setelah ia berwudhu dan melakukan shalat 2 rakaat, pencuri itu berkata, "Wahai Malik, akankah Anda keberatan jika saya tinggal disini untuk sementara waktu, karena saya ingin tinggal untuk melakukan shalat 2 rakaat lebih banyak lagi?"
Maalik mengatakan, "Menetaplah untuk melakukan dengan jumlah berapapun karena Ketetapan Allah SWT berasal dari apa yang Anda lakukan sekarang."


pencuri akhirnya menghabiskan sepanjang malam di rumah Maalik ini. Dia terus berdoa sampai pagi. Kemudian Maalik berkata, "Pergilah sekarang dan jadilah orang baik."

Tapi bukannya pergi, pencuri itu berkata, "Apakah kau keberatan jika aku tinggal di sini dengan Anda hari ini, karena aku telah berniat untuk berpuasa hari ini?"
Maalik mengatakan, "Tinggalah selama yang Anda inginkan,".

pencuri akhirnya tinggal selama beberapa hari, berdoa selama berjam-jam setiap malam dan puasa sepanjang hari setiap hari. Ketika ia akhirnya memutuskan untuk pergi, pencuri itu berkata, "Wahai Malik, saya telah membuat tekad yang kuat untuk bertobat tehadap dosa-dosa saya dan untuk merubah cara hidup saya yang telah lalu."
Maalik mengatakan, "Memang, semuanya ada di tangan Allah SWT."

Pria itu akhirnya memperbaiki cara dan mulai menjalani hidup dengan kebenaran dan ketaatan kepada Allah SWT. Kemudian, Ia datang ke pencuri lainnya yang ia tahu. [Temannya] berkata kepadanya, "Apakah Kamu menemukan harta belum?"
Ia mengatakan, "Saudaraku, apa yang saya temukan adalah Maalik ibn Deenaar. Saya pergi untuk mencuri dari dia, tapi dialah yang akhirnya membuka hati saya. Saya memang bertobat kepada Allah SWT, dan aku akan tetap di pintu [rahmat dan ampunan dari-Nya] sampai saya dapat mencapai apa itu yang disebut dengan ketaatan, dan bekerja keras penuh kasih untuk mencapainya. "


Baca Juga: 'Raja Yang Cerdas'
Tamat...

Bagaimana dengan kisah tadi sangat mengispirasi bukan, ayo bagi yang selama ini telah banyak mencuri, mari bertobat kepada Allah SWT. Memintalah ampun Kepada-Nya semoga Allah SWT mengampuni segala dosa yang telah Anda lakukan. Daripada mencuri yang tidak ada manfaatnya dan bahkan dapat mendatangkan murka Allah SWT, lebih baik kita Shalat, Dzikir, Membaca Al-Quran dan sesuatu hal baik lainnya yang membukakan pintu Rahmat dan Ampunan Dari Allah SWT. Semoga kisah ini bermanfaat bagi Anda, sekian terima kasih.
Wassalamualaikum wr wb

Tolong Jangan Spam Ya!!! TERIMA KASIH BANYAK

Click to comment