Apa Yang Akan Terjadi Jika Lisan Tidak di Jaga?

Advertisement

Jagalah Lisanmu?

Assalamualaikum wr wb

Barang siapa yang bisa menjaga lisannya maka dia akan beruntung. Jagalah olehmu lisan ini "maka berkatalah yang baik atau diam", hal ini adalah nasehat yang sangat mulia dan bermanfaat untuk menjaga lisan. Hindarilah mengucapkan sesuatu yang buruk dan menyakiti orang lain. Muslim yang sejati adalah muslim yang orang lain selamat dari lisan dan tangannya, karena jika sempurna akal seseorang maka ia akan menjaga lisannya kecuali untuk kebaikan. Lisanmu adalah cerminan dirimu jika lisan disibukkan dengan yang HAQ maka ia akan terhindar dari perkara yang bathil. 

Baca Juga:

Diantara perkara yang HAQ  adalah menggunakan lisan untuk berdzikir, berdoa, membaca Al-Quran, menyuruh kepada kebaikan, dan mencegah dari yang munkar, mengajarkan ilmu dan berdakwah menuju Allah SWT. Karena jika tidak maka lisan akan disibukkan dengan hal yang bathil seperti ghibah, mengadu domba, berkata bohong, berkata yang sia-sia, dan menyebarkan keburukan, serta mengatakan perkataan tentang Allah tanpa dasar Ilmu. 

Dan bagi kedua hal tersebut akan ada balasannya berupa kebaikan atau azab. Nabi Muhammad SAW bersabda: 

"Sungguh seorang hamba mengucapkan kalimat yang mendatangkan keridhaan Allah namun dia menganggapnya ringan, karena sebab perkataan tersebut Allah meninggikan derajatnya dan sungguh seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan kemurkaan Allah namun dia menganggapnya ringan, dan karena sebab perkataan tersebut dia dilempar ke dalam api neraka." 
(HR. Bukhari dan Muslim). 

Karena semua perkataan yang keluar dari lisan akan diawasi, dicatat serta nanti akan dibuka pada hari pembalasan. Jika perkataan itu baik maka akan diberi pahala dan balasan kebaikan dan jikalau perkataan itu buruk maka akan diganjar dosa dan azab. Allah SWT berfirman:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Artinya:
"Tiada suatu ucapan yang diucapkan melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.
(QS. Qaaf: 18). 





Maka muslim yang berakal akan sangat berhati-hati dari ketergelincian lisannya, karena jika tidak maka ia akan mengalami penyesalan di hari kiamat. Dan penyesalan yang paling menyedihkan adalah ketika pahala kebaikan orang tersebut pergi ke timbangan kebaikan orang lain. Nabi Muhammad Saw bersabda: 

"'Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?', Para sahabat menjawab,'Orang yang bangkrut diantara kami adalah orang yang tidak mempunyai dirham dan tidak pula memiliki harta kekayaan', Rasulullah Saw pun menjelaskan, 'Sesungguhnya orang yang bangkrut dari kalangan umatku adalah orang yang datang dihari kiamat nanti dengan pahala amalan shalat, puasa dan zakat namun ia selalu mencaci-maki, menuduh, memakan harta, menumpahkan darah serta memukul orang lain. Maka diberikanlah bagian dari pahala kebaikannya untuk orang-orang yang ia sakiti tersebut. Apabila pahala kebaikan miliknya telah habis sebelum terpenuhinya pembalasan atas perbuatan zhalimnya, diambilah dari dosa-dosa mereka kemudian dialihkan kepadanya, lantas ia pun dilemparkan ke dalam api neraka!.'" 
(HR. Muslim no. 2581).  

Demikian artikel ini dibuat semoga bermanfaat, jika ada kesalahan tulis mohon dimaafkan, jangan lupa share, sekian terima kasih.

Wassalamualaikum wr wb

Tolong Jangan Spam Ya!!! TERIMA KASIH BANYAK

Click to comment